Malang - Laskar News, Dinas Perhubungan Kota Malang menyediakan mudik gratis di Lebaran tahun 2026. Mudik gratis bisa digelar dengan menggandeng pihak swasta dan perguruan tinggi.
Kepala Dishub Kota Malang Widjaja Saleh Putra mengatakan, APBD Pemkot Malang tahun 2026 tidak mengalokasikan mudik gratis bagi masyarakat. Pihaknya kemudian memutar otak agar tetap bisa memfasilitasi masyarakat untuk bisa pulang ke kampung halaman bersama keluarga.
"Secara anggaran melalui APBD memang tidak ada. Namun kami berusaha memberikan pelayanan dengan opsi kerja sama," ujar Widjaja kepada awak media, Kamis (26/02/2026).
Menurut Widjaja, upaya mandiri menjalin kerjasama untuk menggelar mudik gratis akhirnya berbuah hasil, salah satu perusahaan otobus terbesar di wilayah Malang Raya memberikan dukungan armada.
Selain itu, dukungan armada juga diberikan oleh salah satu bank pelat merah serta perguruan tinggi.
"Dari kerja sama itu, sementara mudik gratis lebaran tahun ini masih kami sediakan 3 unit bus, dengan kapasitas masing-masing 40 kursi," ungkap Widjaja.
Sementara itu, rute yang disiapkan mengacu pada evaluasi pelaksanaan tahun sebelumnya. Jalur dengan permintaan tertinggi adalah Madura serta Trenggalek dan Pacitan.
"Berdasarkan evaluasi tahun lalu, permintaan tertinggi ada di jalur Madura, dan arah ke Trenggalek, Pacitan," jelasnya.
Widjaja mengungkapkan, program mudik gratis ini disiapkan untuk warga Kota Malang. Warga hanya perlu mendaftar dan menunjukkan KTP, lalu memilih rute perjalanan mudik ke kampung halaman.
"Rencana kami berangkatkan 17 Maret 2026 menyesuaikan mudik gratis Kabupaten Malang. Mekanisme pendaftarannya bisa secara online dan datang ke kantor, dan diutamakan ber-KTP Malang," katanya.
Program mudik gratis juga disediakan oleh Pemerintah Kabupaten Malang. Sebanyak 7 bus disediakan dengan total kapasitas 375 kursi.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Malang Eko Margianto menambahkan, ada 5 rute daerah tujuan dalam program mudik tahun ini. Yakni 2 bus rute Malang-Ngawi, 2 bus rute Malang-Madura, dan rute lainnya 1 bus.
"Masing-masing bus memiliki kapasitas 55 kursi," imbuh Eko dikonfirmasi terpisah.
Untuk pendaftaran bisa dilakukan langsung di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Malang yang berlokasi di Kepanjen, tepatnya di Jl Raya Talangagung, Kepanjen, Kabupaten Malang.
Dokumen yang perlu disiapkan cukup fotokopi KTP dan Kartu Keluarga (KK) saja. Pastikan data yang diberikan sesuai dan lengkap supaya proses pendaftaran berjalan lancar.
"Pemberangkatan tanggal 17 Maret 2026 di Pendopo Kabupaten Malang Jalan Agus Salim, Kota Malang," pungkas Eko.
(Amir)
