Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tak Mampu Tahan Beban, Perahu yang Angkut Sound Horeg Tenggelam saat Tradisi Nyadran di Sidoarjo

| Februari 08, 2026 | 0 Views Last Updated 2026-02-08T18:40:46Z
Sidoarjo - Laskar News, Perahu yang mengangkut sound horeg tenggelam saat mengikuti tradisi Nyadran di Desa Balongdowo, Kecamatan Candi, Kabupaten Sidoarjo pada Sabtu, (07/02/2026). 

Perahu tersebut tenggelam karena tak mampu menahan beban sound horeg yang diperkirakan mencapai 1 ton.

Kasat Polairud Polresta Sidoarjo, AKP Imam Yuwono mengatakan peristiwa itu terjadi di bantaran sungai.  

“Kejadiannya di bantaran Sungai Balongdowo sekitar pukul 16.30 WIB,” katanya saat dikonfirmasi awak media.

Imam menjelaskan, kejadian berawal ketika warga sedang menggabungkan sound horeg ukuran besar di atas dua perahu. Namun, salah satu perahu tak kuat menahan beban sehingga mengalami kemiringan.

“Perahunya dua, digabung sound, speaker dan genset (generator set) ternyata salah satunya tidak kuat, kena getaran akhirnya miring,” ungkapnya.

Akibat kemiringan tersebut, seluruh komponen sound horeg termasuk lighting beserta dua perahu dan warga yang menaiki ikut tenggelam.

“Begitu miring, alat-alatnya lighting genset, sound, sempat dievakuasi. Tidak ada apa-apa, karena tidak kuat menahan beban,” jelasnya.

Berat Sound Horeg Capai 1 Ton Selain mengangkut sound horeg, perahu tersebut juga dinaiki oleh lebih dari 10 orang. Mereka sempat berjoget saat sound system memainkan alunan musik selama melintas di bantaran Sungai Balongdowo.

“Kira-kira beratnya sound saja itu satu ton. Terus yang naiki mungkin 10-an orang. Soundnya (milik) JL Jombang kalau tidak salah,” terangnya. 

Lebih lanjut, Imam menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Seluruh alat juga telah dievakuasi melalui perahu karet. Imam mengatakan dalam peristiwa tersebut hanya satu perahu yang mengalami insiden. Sementara perahu lain yang turut mengangkut sound horeg dinyatakan aman. 

Kapolsek Candi, Kompol Septiawan Adi Prihartono menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

“Untuk sementara sudah dievakuasi dan tidak ada korban jiwa,” ucap Septiawan.

Sebagai informasi, Nyadran merupakan tradisi yang setiap tahun digelar oleh Warga Balongdowo, Candi, Sidoarjo sebelum menyambut bulan suci Ramadhan. Kegiatan tersebut dilakukan selama berjam-jam dan masih berlangsung meskipun telah terjadi insiden perahu tenggelam. Tetapi, pihak kepolisian mengimbau agar warga tetap berhati-hati dan memperhatikan kapasitas muatan perahu agar kejadian serupa tidak terulang.


(D. Sujoko)
×
Berita Terbaru Update