Surabaya – Laskarnews, Seorang pemuda asal Madura bernama Sahrul, warga Dusun Pangilen, Kecamatan Tambelangan, Kabupaten Sampang, menjadi korban penipuan dan dugaan hipnotis oleh orang tak dikenal. Akibat kejadian tersebut, korban kehilangan sepeda motor warna hitam silver bernopol L 3890 DAM serta dompet berisi uang tunai.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari lapangan, peristiwa tersebut terjadi pada Kamis siang (22/1/2026). Rekaman video dari salah satu puskesmas juga telah diperoleh dan memperkuat kronologi kejadian.
Korban awalnya diajak oleh pelaku dengan alasan menawarkan pekerjaan.
Dalam prosesnya, korban diajak berkeliling ke berbagai tempat hingga mengalami kelelahan. Saat berada di kawasan Kodam Surabaya, korban kembali diajak berputar-putar agar terlihat seperti orang kebingungan dan linglung.
Pelaku kemudian menyuruh korban mengurus surat keterangan kesehatan dari dokter. Dalam kondisi psikis yang diduga terpengaruh hipnotis, korban akhirnya menyerahkan sepeda motornya dengan alasan dipinjam sebentar.
Usai kejadian, kondisi korban masih terlihat linglung dan panik. Korban bahkan mengaku merasa ada orang yang terus mengawasinya.
“Enggak ada yang mengawasi, itu cuma perasaan kamu saja. Kamu ini dihipnotis, dibikin takut. Enggak ada yang mengawasi kamu, sudah jangan takut,”
ujar kakak sepupu korban saat berusaha menenangkan.
Diketahui, korban juga memiliki hubungan keluarga dengan salah satu kru media Terkini69News.
Peristiwa ini telah dilaporkan secara resmi ke Polsek Krian, Polresta Sidoarjo, Polda Jawa Timur, pada Sabtu (24/1/2026), dengan nomor laporan LPM/III/2026/SPKT.(2/2/2026).
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas pelaku serta keberadaan barang milik korban.
(GS)
