Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Sumenep Jadi Kota Wisata Keris, Bupati Fauzi: Satu-satunya di Indonesia

| April 13, 2024 | 0 Views Last Updated 2024-04-14T06:11:55Z


Sumenep - Laskar News, Pengembangan wisata keris menjadi salah satu terobosan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, di sektor pariwisata. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari penobatan Sumenep sebagai daerah dengan jumlah empu keris terbanyak di dunia versi Museum Rekor Indonesia (MURI). Nantinya, wisata keris di Sumenep akan menjadi pilihan satu-satunya yang ada di Indonesia.

"Keris memang menjadi sejarah bagi Keraton Sumenep sampai hari ini. Jumlah perajin keris juga terbanyak mencapai 600 orang. Support kami dari pemerintah adalah mengampanyekan nilai ini ke masyarakat luas. Biar makin terkenal, dan menjadi daya tarik mendatangkan dampak ekonomi. Kita mulai gongnya dengan pembangunan tugu keris di Pragaan," terang Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, Sabtu (13/4/2024).

Menurut Gus Fauzi, sapaan Achmad Fuazi, tidak banyak daerah yang memiliki keistimewaan seperti Kabupaten Sumenep.

"Kita punya bangunan keraton yang masih utuh satu-satunya di Jawa Timur. Patut disyukuri karena ini akan menjadi paket tambahan serta nilai plus pendukung rencana pengembangan Sumenep sebagai Kota Keris," imbuhnya.

Saat ini, Kabupaten Sumenep telah memiliki desa wisata keris di Aeng Tongtong, Kecamatan Saronggi. Keberadaannya, menurut Gus Fauzi, akan dikembangkan lebih luas menjadi brand "Sumenep Kota Wisata Keris".

"Para kolektor keris, siswa sekolah dan lainnya bisa melihat dari dekat seluruh proses pembuatan keris. Jadi sejak masuk Kabupaten Sumenep, suasana keris sudah kita konsep. Salah satunya melalui pembangunan tugu keris," imbuhnya.

Terpisah, rencana pengembangan kota wisata keris mendapat respons positif kalangan kepala desa. Mereka berharap nantinya dilakukan pelatihan keterampilan membuat keris di kalangan pemuda desa.

"Kalau branding-nya berhasil kan enak, saya juga mau kalau ada pelatihan membuat keris untuk pemuda desa. Jadi enggak harus melulu di Desa Aeng Tongtong, bisa dikembangkan ke lainnya di Sumenep," kata Kepala Desa Campor Timur, Hairul Anwar, Sabtu (14/4/2024).

Para kepala desa menurut Hairul mendukung program pengembangan Sumenep sebagai kota keris yang dicanangkan pemerintah.

"Orang Sumenep pasti bangga menjadi kota keris," tutupnya.



Reporter : Anwar
Editor : Eko S, H
Sumber : beritasatu
×
Berita Terbaru Update