Sumenep - Laskar News, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, memulai pembangunan tugu keris di gerbang masuk Sumenep, tepatnya di Desa Sendang, Kecamatan Pragaan. Tak tanggung-tanggung, ukuran keris yang dibuat dan akan ditancapkan di tugu ini memiliki ukuran 12 meter.
"Mungkin ada yang bertanya, kenapa kita bangun tugu keris semegah ini. Karena keris ini sudah menjadi identitas kita. Apalagi Sumenep sudah ditetapkan MURI sebagai wilayah dengan jumlah empu keris terbanyak sedunia. Ikon ini yang harus kita gaungkan luas," kata Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo, Sabtu (13/4/2024).
Lebih lanjut, menurut Gus Fauzi, di sekitar lokasi tugu keris nantinya juga akan dibangun sarana pendukung, di antaranya pertokoan dan rest area.
"Ini pekerjaan jangka panjang. Di sana juga akan ada galeri keris. Jadi misalnya ada tamu luar kota, sudah bisa melihat koleksi keris-keris Sumenep di gerbang masuk itu. UMKM warga setempat juga kita besarkan. Kita ingin ekonomi semua kalangan mulai dari empu keris, serta masyarakat pedagang terbantu. Kita targetkan tahun 2024 ini selesai," imbuh Gus Fauzi.
Pembangunan tugu keris raksasa ini mendapat dukungan dari kalangan budayawan Madura. Mereka menilai sudah saatnya Kabupaten Sumenep memiliki ciri khas tersendiri, di antara empat kabupaten di Pulau Madura.
"Sampang sudah punya alun-alun kerapan sapi megah. Nah, Sumenep ini sangat mantap dengan tugu kerisnya. Uniknya, nanti tugu keris yang dibangun ini langsung ditancapkan dengan cor. Beda dengan tugu keris yang di Kota Solo," kata budayawan Madura, Ibnu Hajar.
Terkait dengan pro kontra pentingnya pembangunan tugu keris megah, Ibnu Hajar mengaku hal itu sangat wajar. Menurutnya, pembangunan tugu keris senilai 2,5 miliar ini adalah investasi kebudayaan.
"Jadi bedakan antara investasi dagang dan investasi kebudayaan. Memang secara kalkulasi uang yang dikeluarkan untuk tugu keris ini tidak kembali, tetapi, sekali lagi ya, hingga puluhan tahun setelahnya akan memberi dampak yang positif. Dari sisi brandingnya, dan impact perekonomian di kalangan pengrajin keris. Jadi saya mendukung ide cerdik Bupati Sumenep," tutup Ibnu Hajar.
Reporter : Anwar
Editor : Eko S, H
Sumber : beritasatu

