SURABAYA. LASKARNEWS. Sebuah video berdurasi 20 detik yang memperlihatkan pasangan mesum tanpa busana yang berlumuran darah sedang menjadi perbincangan di media sosial. Video ini sempat mengejutkan masyarakat sekitar setelah viral di beberapa WAG (WhatsApp Grup).
Suara dalam video yang diperlihatkan dengan menggunakan bahasa Madura itu dijelaskan, pasangan mesum yang tergeletak tanpa busana dengan lumuran darah di tubuhnya dibunuh oleh suami perempuan tersebut.
Pada saat ditelusuri, tidak ada laporan resmi atau berita yang mendukung klaim bahwa insiden pembunuhan pasangan mesum seperti yang ditampilkan dalam video itu tidak terjadi di desa Patemon Tanah Merah.
Konfirmasi yang diperoleh dari Kapolsek Tanah Merah AKP Eko Siswanto, video yang beredar tersebut tidak benar, (Hoax) sudah lama dan bukan terjadi di wilayah Desa Patemon Tanah Merah Bangkalan seperti yang disebutkan dalam tayangan.
Peristiwa ini menggarisbawahi pentingnya kehati-hatian dalam mengonsumsi informasi di media sosial. Seringkali, video atau konten lainnya dapat disunting atau diproduksi dengan tujuan tertentu, seperti memicu ketakutan atau kemarahan. Masyarakat dihimbau untuk selalu memeriksa keabsahan informasi sebelum menyebarluaskannya di media sosial. ( Masykur )

