Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Usai Viral 'Lebaran Telepon Allah', Komisi VIII DPR, Jema'ah Aolia Harap di Bina

| April 07, 2024 | 0 Views Last Updated 2024-04-07T14:23:28Z


Jakarta - Laskar News, Pimpinan Komisi VIII DPR menilai pernyataan salah satu jema'ah Masjid Aolia di Gunungkidul, Yogyakarta, yang viral karena mengaku menelepon Allah SWT dalam menetapkan 1 Syawal 1445 Hijriah keliru. Pimpinan komisi yang membidangi agama dan sosial ini menyayangkan pernyataan jema'ah Aolia.

"Pernyataan 'menelepon Allah SWT' itu jelas pernyataan yang salah. Saya tentu menyayangkan dengan adanya pernyataan itu," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR, Ace Hasan Syadzily, kepada wartawan, Sabtu (6/4/2024).

Ace mewanti-wanti pernyataan tersebut diikuti jema'ah Aolia lainnya. Menurutnya, semestinya seorang tokoh bicara secara bijaksana.

"Seharusnya tokoh agama tidak bicara seperti itu, apalagi ucapannya diikuti dan dipercayai pengikutnya di Masjid Aolia, Gunungkidul, Yogyakarta," ujar Kang Ace, sapaan akrabnya.

Ace berharap ada pembinaan terhadap jema'ah Aolia seusai pernyataan 'Lebaran karena telepon Allah'. Di sisi lain, Ace mengajak umat Islam menjaga suasana tenang menjelang Lebaran 2024.

"Sebaiknya tokoh yang menyampaikan pernyataan itu beserta dengan jema'ahnya dilakukan pembinaan oleh otoritas agama Islam di sana, oleh MUI, NU, Kementerian Agama, dan yang lainnya," ucap Ace.

"Tentu kami mengimbau agar kita tetap menjaga kondusivitas dalam menghadapi Idul Fitri ini," imbuhnya.

Heboh Pernyataan Tokoh Jema'ah Aolia

Diketahui, video pernyataan pimpinan jema'ah Aolia viral di media sosial lantaran menetapkan 1 Syawal 1445 H pada Jum'at (5/4). Pernyataan itu viral bukan karena mereka merayakan Lebaran di hari Jum'at, tetapi karena ada pengakuan bahwa penetapan Lebaran itu atas perintah Allah SWT.

"Saya tidak pakai perhitungan, saya telepon langsung kepada Allah Taala, Ya Allah kemarin tanggal 4 malam 4, ya Allah ini sudah 29, 1 Syawal kapan, Allah Taala hadirko, tanggal 5 Jum'at, lah makanya kalau disalahkan orang bagaimana, ya nggak apa-apa urusannya gusti Allah," ucap orang tersebut menggunakan bahasa Jawa dalam video viral itu.

Klarifikasi Tokoh Jema'ah Aolia

Imam jema'ah Aolia di Gunungkidul, KH Ibnu Hajar Pranolo atau yang kerap disapa Mbah Benu, viral mengucapkan 'telepon Allah' terkait pelaksanaan shalat Idul Fitri. Mbah Benu menyampaikan klarifikasi dan menegaskan bahwa itu hanya istilah.

"Terkait pernyataan saya tadi pagi (Jum'at 5/4) tentang istilah menelepon Gusti Allah Subhanahu Wa Ta'ala itu sebenarnya hanya istilah," kata Mbah Benu dalam video, Sabtu (6/4). Video itu dibagikan pihak terkait kepada para wartawan.

Mbah Benu lalu mengatakan bahwa istilah tersebut adalah perjalanan spiritualnya selama ini dalam memeluk agama Islam. Dia juga turut meminta maaf jika perkataannya menyinggung banyak pihak.

"Dan yang sebenarnya adalah perjalanan spiritual saya kontak batin dengan Allah Subhanahu Wa Ta'ala," ujarnya.

"Apabila pernyataan saya yang menyinggung atau tidak berkenan saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak. Terima kasih," tambahnya.

Sumber : detikNews
Editor : Eko S, H
Reporter : Wafik
×
Berita Terbaru Update