Jakarta - Laskar News- pada 2 Januari 2024, TNI AL telah mengumumkan untuk terus memesan lebih banyak kapal patroli maupun kapal misi khusus di tahun ini.
Melihat upaya TNI AL, hal ini akan memberikan peningkatan pada perkembangan industri pertahanan lokal dalam beberapa tahun ke depan.
Di tahun 2023 saja, TNI AL telah menerima beberapa kapal yang tentunya dibuat oleh pabrikan dalam negeri.
Seperti kapal patroli cepat KRI Marlin sepanjang 60 meter yang dibuat oleh PT Palindo Marine Batam.
Kapal ini dilengkapi tiga senapan mesin serta meriam Bofors 40 mm L/70 yang kemungkinan akan ditingkatkan ke meriam yang lebih canggih.
Selanjutnya, awal Desember lalu TNI AL juga telah menerima kapal tunda yang dibangun oleh PT Noahtu Shipyard di Jakarta Utara.
Kapal tunda atau tugboat memiliki fungsi untuk menderek kapal yang lebih besar yang ingin berlabuh atau melepaskan diri dari dermaga.ujarnya (Heri , p)

