Surabaya - Laskar News, Buka puasa bersama sekaligus lepas-sambut city manager CitraLand SURABAYA berlangsung hangat. Maria Nancy disambut warga CitraLand di Balai RW 06 Lidah Kulon, Cluster Puri Widya Kencana. Dia adalah “wali kota” baru alias city manager CitraLand SURABAYA yang menggantikan Nada Putri Parastati.
Acara yang berlangsung pada Selasa, 12 Maret 2024 itu dibuka dengan pemotongan tumpeng. Berbalut pakaian hitam dengan kacamata kotak, Nancy menyebutkan bahwa city manager itu memikul tanggung jawab yang besar.
“Kami harus mengurus beberapa bagian dan memastikan kenyamanan segenap masyarakat CitraLand,” kata Nancy. Terlebih, CitraLand memiliki 4 kecamatan dan 11 kelurahan.
Meneruskan jejak Nada, Nancy menekankan pada aspek pelayanan kepada warga.
“Kami tentu akan terus berkolaborasi dengan segala stakeholders yang terkait. Kita ciptakan kolaborasi yang baik untuk mendengarkan aspirasi warga. Apa yang dibutuhkan, segera dibantu,” kata Nancy.
Dalam balai RW seluas 7x7 meter itu City Manager CitraLand Surabaya periode 2019-2024 Nada Putri Parastati, Camat Lakarsantri Yongki Kuspriyanto Wibowo, Kapolsek Lakarsantri Kompol Moch. Achyar, jajaran Danramil Lakarsantri, jajaran ketua RT dan RW di CitraLand, perwakilan Dog Lovers CitraLand Community (DLCC), Cat Lovers CitraLand (CLC), dan warga perumahan.
Aspirasi demi aspirasi warga pun langsung tersampaikan kepada Nancy. Seperti Sugiarto, mantan ketua RT di RW 09 yang meminta Nancy untuk tetap membumi dengan warga.
“Mohon Mbak Nancy untuk selalu menangani keluhan warga CitraLand. Misalnya, jalanan yang berlubang dan hewan-hewan liar. Ingat juga kalau tidak semua warga CitraLand itu kesulitan. Jadi, kalau ada kenaikan tarif iuran atau apa pun, mohon rembukan dulu dengan RT atau RW,” kata Sugiarto.
Nancy tersenyum menanggapinya. Dia menampung segala aspirasi masyarakat terlebih dahulu. Kendati demikian, chemistry antara Nancy dan warga CitraLand sudah terbentuk. Nancy sendiri telah menjadi bagian strategis dari City Management sejak 2010. Mulai menjadi section head landscape hingga customer relation officer.
Ketua Umum Pawacitra Frans Waruwu selaku tuan rumah acara itu mengamini pernyataan Sugiarto.
“Bu Nancy pasti mampu beradaptasi karena dia bukan orang baru. Apa pun yang dulu kita support untuk Bu Nada, ya kita support juga untuk Bu Nancy,” katanya.
Frans mengharapkan adanya program kesejahteraan jangka panjang untuk CitraLand. Untuk itu, “turun langsung” ke cluster, RT, dan RW adalah cara efektif untuk memahami apa yang paling dibutuhkan oleh warga.
Selaras, Nada turut menekankan pada aspek pelayanan masyarakat.
“Memang tidak gampang untuk melayani kemauan semua warga. Namun, keberhasilan CitraLand tak pernah lepas dari kolaborasi yang harmonis dengan warga semua. Namanya pelayanan, tentu tugas city manager kayak gak ada jam kerjanya. Semangat!” kata Nada. (rofid)



