Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Tadabbur Al-Qur'an di Momen Nuzulul Qur'an

| Maret 26, 2024 | 0 Views Last Updated 2024-03-27T03:08:14Z


Jakarta - Laskar News, Peristiwa turunnya Al-Qur'an dikenal dengan istilah Nuzulul Qur'an. Secara bahasa, Nuzulul Qur'an terdiri dari dua kata.
Pertama, nazzala-yunazzilu dengan makna konotatif turun secara berangsur-angsur. Kedua, dari kata anzala-yunzilu dengan makna denotatif menurunkan.

Prof Nasaruddin Umar melalui lansiran dari detikKultum turut mendefinisikan Nuzulul Qur'an secara istilah. Menurutnya, Nuzulul Qur'an adalah peristiwa turunnya Al-Qur'an dari lauhul mahfuzd ke bumi melalui Malaikat Jibril.

Waktu pertama kali diturunkannya itu ketika Nabi Muhammad SAW berada di Gua Hira. Saat itu, usia beliau menginjak 40 tahun.

"Karena Al-Qur'an itu kan turun dua kali. Turun dari Allah transit di file raksasa di Lauhul Mahfuzd. Kemudian dari lauhul mahfuzd itu dicicil turun ke bumi melalui Malaikat Jibril selama 23 tahun," kata Prof Nasaruddin Umar, Senin (25/3/2024).

Surah sekaligus wahyu pertama yang diturunkan pada waktu itu adalah surah Al Alaq ayat 1-5. Peristiwa ini juga menjadi awal kenabian Nabi Muhammad SAW.

Beliau bersabda dalam sebuah hadits,

"Itu adalah hari di mana aku dilahirkan dan hari di mana aku diutus atau diturunkan (wahyu) atasku." (HR Muslim, Ahmad, Baihaqi, dan Al-Hakim)

Berkaitan dengan momen Nuzulul Qur'an itu, Imam Besar Masjid Istiqlal itu mengajak agar umat Islam memaknai peristiwa mulia tersebut.

"Semoga kita lebih mencintai Al-Qur'an lebih dalam. Jangan hanya baca Arabnya, baca terjemahnya. Jika tidak paham artinya insyaallah kita akan dapat hakekatnya, kenapa? Karena Al-Qur'an itu menyimpan segudang rahasia," ujar Prof Nasaruddin Umar.

Editor : Eko S, H.
Penulis : Heri P
×
Berita Terbaru Update