Sidoarjo - Laskarnews, Setelah sempat viral, Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Sidoarjo akan mulai serius membenahi persoalan sampah yang menumpuk di Terminal Purabaya.
DLHK Sidoarjo menunjukkan keseriusan penanganannya dengan mulai melakukan konsolidasi kepada para warga dan Pemerintah Desa Bungurasih. Senin (11/3),
DLHK juga terus melakukan komunikasi berkelanjutan dengan Satuan Pelaksana Terminal Purabaya.
Hal tersebut dilakukan, tentu untuk mencegah adanya penumpukan sampah kembali di tempat layanan umum masyarakat Sidoarjo tersebut.
Sebab, beberapa minggu yang lalu, sampah TPS Terminal Purabaya menggunung dan menuai kritikan. Bahkan, polemik tersebut menjadi viral di media sosial.
"Terkait penumpukan sudah klir hari itu juga, sekarang DLHK sedang konsolidasi antara Pemerintah Desa Bungurasih, warga dan Satpel Terminal Purabaya," ucap Kepala UPTD TPA Griyo Mulyo Hajid Arif Hidayat kepada awak media laskarnews.
Hajid menjelaskan, sejatinya, TPS Terminal Purabaya tersebut merupakan Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R).
Nantinya, tempat itu akan dikelola oleh warga dari tiga desa sekitar. Ketiga desa tersebut diantaranya, Desa Bungurasih, Kedungrejo dan Medaeng.
Dia mengatakan, pihaknya sengaja menyertakan langsung masyarakat dalam hal ini dengan tujuan untuk membentuk kelembagaan pengelola sampah profesional dari warga dan Terminal Purabaya.
Karenanya, pengelolanya nanti diharuskan dapat mengoperasionalkan TPS3R baik secara teknis maupun secara manajemennya.
"Agar sampah tidak sekadar dikumpul lalu diangkut ke TPA, tetapi ada upaya pengurangan di TPS3R," ujarnya.
Menurutnya, langkah tersebut juga membutuhkan dukungan berupa kontribusi iuran sampah dari warga, kios dan tenan di terminal.
Iuran itu, nantinya akan digunakan untuk biaya pengumpulan sampah. Selain itu, iuran juga digunakan untuk operasional TPS3R. Serta biaya retribusi untuk pengangkutan residu sampah ke TPA.
"Nah, terkait porsi retribusi inilah yg masih ada sedikit kendala," ungkapnya.
Hajid menyebut, jika rencana tersebut terus berjalan dengan baik, apa yang sudah direncanakan akan terus memberikan progres yang baik juga bagi keberlangsungan pengelolaan sampah di Sidoarjo. (rofid)

