Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PKL di Surabaya Geruduk Kantor Kecamatan Semampir, Menolak Direlokasi ke Bekas Tempat Pemotongan Babi

| Maret 08, 2024 | 0 Views Last Updated 2024-03-08T10:27:33Z


Surabaya - Laskar News, Ratusan PKL (Pedagang Kaki Lima) dari Kawasan Wisata Religi Sunan Ampel menggeruduk Kantor Kecamatan Semampir, Surabaya. Para PKL tersebut dari beberapa kawasan di Surabaya utara. Antara lain, Jalan KH Mas Mansyur, Jalan Nyamplungan dan Jalan Pegirian. Mereka menyuarakan terkait aksi penertiban oleh Satpol PP Surabaya terhadap pihaknya.

Saiful Ahmad dari salah satu PKL menuturkan, dirinya bersama ratusan PKL menolak untuk direlokasi ke bekas rumah potong hewan (RPH) babi di Surabaya. Lokasi RPH itu terletak di Jalan Pegirian.

Saiful dan para pedagang lain menyampaikan bahwa tempat yang disediakan oleh Pemkot Surabaya tidak layak pakai. Ditambah, lanjut Saiful, tempat itu bekas tempat pemotongan hewan ternak babi. Menurut Saiful, dirinya dan pedagang lainnya khawatir sulit mendapatkan pembeli.

“Mulai dari penataan perlu diketahui itu satu tempat dibikin dua shif. Kemudian, di sana bekasnya kandang babi. Kami ini sebagai umat muslim ya kan, dikit atau banyak ya tahu sendiri lah. Ditambah, lokasinya ada di dalam gedung kecuali ada di luar di tepi jalan," ungkap Saiful.

Sementara itu, Aminah, penjual lain dari Jalan KH Mas Mansyur mengaku sudah mengikuti relokasi. Namun lapak yang ditempatinya diakuinya tak layak digunakan.

Misalnya, terkait kebutuhan air bersih. Dia menyebutkan bahwa dirinya harus mengambil dari terminal wisata yang jaraknya sedikit berjauhan dengan bekas RPH.

“Airnya belum menyala, listriknya juga begitu tidak menyala. Air saja, saya disuruh mengangkut dari musala terminal ke RPH," paparnya. (Rofid)
×
Berita Terbaru Update