Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Relawan Alap-alap Geram Melihat Presiden Jokowi ‘Diserang’ Kamis, 4 April 2024 - 13:08 WIB ,

| April 04, 2024 | 0 Views Last Updated 2024-04-04T11:41:55Z



Jakarta - LaskarNews: Jaringan Relawan Alap-alap Jokowi geram dengan tudingan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto bahwa Presiden Joko Widodo (Jokowi) ada rencana mau merebut kursi Ketua Umum PDI Perjuangan, menggantikan Megawati Soekarnoputri. Baca Juga : Eddy Hiariej: Dalil Keabsahan Paslon Prabowo-Gibran Sudah Close The Case Ketua Umum Jaringan Relawan Alap-Alap Jokowi, Muhammad Isnaini melihat belakangan ini serangan kepada Presiden Jokowi semakin buas sehingga mengganggu kebatinan simpul-simpul Relawan Jokowi. Tentu, timbul pertanyaan kenapa serangan terus dialamatkan kepada Presiden Jokowi. “Kami bertanya-tanya, apa salah Pak Jokowi sehingga begitu semangat mereka menyerang, terutama yang dipertontonkan Sekjen DPP PDIP Hasto Kristiyanto. Sebelum menuding Pak Jokowi ada niat mengambil alih kursi Ketua Umum PDIP, juga dilontarkan bahwa Pak Jokowi menghilangkan wasiat kesejarahan ulama besar KH Maimoen Zubair (Mbah Moen),” kata Isnaini dikutip pada Kamis, 4 April 2024. Baca Juga : Bukber di Rumah Ketua TKN Prabowo, Puan: Silaturahmi Tidak Akan Pernah Salah Relawan Alap-alap Jokowi Photo : Istimewa Menurut dia, Jaringan Relawan Alap-Alap Jokowi sementara ini memang diam. Tetapi, hal tersebut bukan berarti Relawan Alap-Alap Jokowi tak mengambil sikap. Ia menilai tudingan atau serangan kepada Presiden Jokowi sudah tidak masuk logika politik, tidak berkelas karena cenderung pembunuhan karakter. Baca Juga : Puan: PDIP Ogah Buru-buru Ambil Sikap Mau Berkoalisi atau Jadi Oposisi Tentu, Isnaini bersama simpul Relawan Jokowi tidak akan terpancing dengan serangan yang disampaikan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto. Akan tetapi, Isnaini menegaskan bakal menarik dukungan sekuat dan seluas-luasnya kepada siapa saja yang berafiliasi dengan PDI Perjuangan di Pilkada Serentak 2024. "Kami relawan juga punya hak demokrasi. Jika kami dipandang sebelah mata seperti juga mereka memandang Pak Jokowi, maka kami akan mengambil garis politik. November tahun 2024 ini akan ada gelaran Pilkada Serentak, ini momen ke-2 setelah Pilpres 14 Februari. Momen setelah mereka membusuk-busukkan Pak Jokowi dan akan memukul balik,” ujarnya.(g soleh)


×
Berita Terbaru Update