Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Warga Surabaya Bisa Belanja Bahan Pokok di Pasar Murah

| Maret 13, 2024 | 0 Views Last Updated 2024-03-13T13:44:51Z


Surabaya - Laskar News, Untuk menyediakan bahan pokok (bapok) yang murah, Pemkot Surabaya menggelar pasar murah bagi warga Metropolis. Lokasinya tersebar di ratusan titik.

Pasar Murah serentak digeber di 244 titik yang tersebar di 31 wilayah kecamatan. Hal itu bertujuan untuk menjaga stabilitas harga sekaligus memenuhi kebutuhan bahan pokok selama Ramadhan hingga Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriah.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan, selain melalui Kios TPID, pemkot juga menggelar pasar murah di 244 titik untuk menjaga stok dan stabilitas harga kebutuhan pokok. Pasar Murah itu digelar melalui kerja sama dengan seluruh stakeholder.

”Jadi selain melalui Kios TPID, kami juga mengadakan Pasar Murah di 244 titik. Dimana 1 titik meng-cover beberapa RW, mendekatkan kepada masyarakat. Pasar Murah ini insya Allah inflasi dan kebutuhan bahan pokok bisa terjaga,” kata Wali Kota Eri.

Wali kota mengimbau kepada masyarakat agar tidak panik. Sebab, Pemkot Surabaya terus berupaya menstabilkan harga dan juga menjaga stok kebutuhan bahan pokok. Pemkot akan terus melakukan evaluasi pasar murah. Evaluasi dilakukan terkait komoditas bahan pokok apa saja yang banyak dibutuhkan atau dibeli masyarakat.

”Kami melakukan seminggu dua kali atau seminggu sekali. Kita akan lakukan ini terus sampai akhir tahun, jadi menjaga harga, stabilitas terjaga, dan masyarakat bisa memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tutur Eri.

Dia menjelaskan, Pasar Murah disediakan untuk memenuhi kebutuhan pokok warga Surabaya. wali kota meminta Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) untuk menggelar Pasar Murah hingga akhir 2024.

”Kita lakukan terus sampai akhir tahun. Jadi, selama harga pasar belum stabil, kita lakukan ini (Pasar Murah) terus,” jelas Wali Kota Eri Cahyadi

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya Dewi Soeriyawati menyampaikan, pasar murah merupakan kerja sama pemkot dengan para distributor, pabrikan, dan kelompok tani.

”Kegiatan Pasar Murah serentak ini merupakan bagian dari strategi Pemkot Surabaya dalam penanganan inflasi. Khususnya dari sisi pengendalian dampak inflasi kepada masyarakat Surabaya,” kata Dewi.

Dewi menjelaskan, Pasar Murah serentak dilaksanakan di 244 titik tersebar di 31 wilayah kecamatan. Kegiatan Pasar Murah ditempatkan di Balai RW hingga Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa).

”Ini diharapkan agar lebih mudah dijangkau masyarakat di sekitar lokasi pelaksanaan Pasar Murah,” ucap Dewi.

Dewi menambahkan, terdapat berbagai bahan pokok yang disediakan dalam Pasar Murah. Di antaranya, beras premium sebanyak 204.500 kilogram yang dijual dengan harga Rp 67.500 per kantong kemasan 5 Kg. Beras medium sebanyak 50.000 kilogram, yang dijual dengan harga Rp 50.000 kemasan 5 kg.

”Kemudian gula 17.600 kilogram yang dijual dengan harga Rp 16.000 per kg. Telur ayam 10.000 kg atau setara 16.000 pack, dijual dengan harga Rp 19.000 per pack,” papar Dewi.

Tidak hanya itu, di Pasar Murah juga tersedia bawang merah sebanyak 4,5 ton atau setara 9.900 pack, yang dijual dengan harga Rp 10.000 per/kg. Selain itu, Dewi menyebut, ada juga frozen food dan daging ayam yang didistribusikan langsung oleh distributor di 47 titik Pasar Murah.

”Kami ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas dukungan semua pihak, sehingga kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik,” ujar Dewi. (wafik)
×
Berita Terbaru Update