Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Iklan

Hosting Unlimited Indonesia

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Bung Taufik Tegaskan Oknum Satpol PP Diduga Melanggar Pasal 118 sd 121 KUHAP, Tentang Penyitaan Rokok Milik Masyarakat Kecil.

| Agustus 20, 2026 | 0 Views Last Updated 2026-08-21T06:57:24Z
SURABAYA ,"Laskar News,Ramainya perbincangan masyarakat terkait penyitaan milik pedagang kecil yang dilakukan oleh Oknum Satpol PP. ( Polisi Pamong Praja ).
Ketua Umum Organisasi Madas Sedarah, Moh. Taufik, S.I.Kom., S.H., M.H., memberikan teguran keras terhadap tindakan penertiban yang disertai penyitaan rokok pedagang kecil oleh Satpol PP.
Langkah ini dinilai memilukan karena menekan warga yang berjuang mencari nafkah, padahal nasib barang yang disita tidak pernah jelas bagi publik.
Bung Taufik terangkan tentang Hukum di medsos melalui akun resminya, meminta seluruh Bupati atau Gubernur indonesia "Agar tidak memberi wewenang penyitaan kepada Satpol PP.
Sesuai pasal 118 kuhap sampai 121 tentang penyitaan,   "Penyitaan itu hanya boleh dilakukan penyidik. dan bukan Satpol PP karena Polisi Pamong Praja bukan aparat penegak hukum, sehingga tindakan tersebut diduga kuat melanggar aturan perundang-undangan. Dalam akun Tiktok nya
Setelah dikonfirmasi wartawan Poinfomedia.com ia mengatakan  "Kasus ini marak terjadi di Gresik, Surabaya, dan wilayah lain. Penyalah gunaan wewenang ini agar dipertimbangkan oleh seluruh Gubernur, karena bagi para pengusaha rokok adalah satu-satunya sumber penghidupan.





Pada dasarnya  produsen sebenarnya tidak menolak membayar cukai, namun kesulitan memenuhi syarat yang sangat rumit seolah persyaratan itu terganjal suatu politik, ujar bung taufik
Maka dari itu saya mendesak melalui media ini, kepada Bea Cukai dan Kementerian Keuangan untuk memberikan pendampingan, bukan sekadar penindasan dan perampasan dari masyarakat.  Disana ada ribuan buruh rokok di Madura yang bergantung pada pekerjaan itu untuk menyekolahkan memondokkan serta sandang pangan baginya dan  anak-anaknya, tegasnya 
Masih kata Bung Taufik  "Jika syarat dipaksakan terlalu berat atau mewajibkan mesin canggih secara mendadak, dikhawatirkan banyak yang kehilangan pekerjaan. Maka dari itu yag harus dilakukan adalah perlukan pendekatan manusiawi dan solusi yang berkeadilan, bukan tindakan yang mematikan ruang hidup rakyat kecil. tutupnya. @bambang




Editor: H Moh Rofid.
Sumber: POINFOMEDIA.COM
×
Berita Terbaru Update